SBY Minta Kader PD Jaga Etika Politik

2011/08/01

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pembekalan dan pencerahan pada pembukaan Rakornas PD 2011 di SICC, Sabtu, 23 Juli 2011. (foto: bobbytriadi)

Jakarta: Presiden Indonesia yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), DR Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PD, Sabtu, 23 Juli 2011. Pembukaan Rakornas yang berlangsung dia hari tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh SBY.

D hadapan sekitar 5.300 kader PD, SBY meminta para kader agar sungguh-sungguh menjaga etika politik PD yakni cerdas, bersih, dan santun. SBY meminta kader menyerahkan kartu anggota PD jika tidak bisa mematuhi aturan.

“Jika tidak mau atau tidak sanggup menjaga prinsip dan etika partai yang bersih dan santun, lebih baik tinggalkan saja partai ini. Serahkan dengan baik-baik kartu anggota.” kata SBY dalam pidato sambutannya.

SBY menegaskan, langkah tersebut dilakukan karena nama baik dan citra partai di atas segalanya. Saat ini saat yang tepat melakukan introspeksi diri dan perbaikan menyeluruh. Dewan Kehormatan PD juga akan aktif menjalankan perbaikan.

Pada bagian lain sambutannya, SBY meminta para kader menjalankan politik yang cerdas. Indonesia adalah negara demokrasi yang menghormati penegakan hukum. Pengadilanlah yang menentukan apakah pernyataan tersebut benar atau tidak.

“Itu namanya trial by the court, bukan trial by the press, SMS atau BBM,” tegas SBY.

Terkait Nazaruddin, yang tidak tahu rimbanya. SBY menyerukan agar kembali ke Indonesia. Nazaruddin dan menjelaskannya kepada penegak hukum bukan.

Sebelumnya Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum, menyatakan serangan atas dirinya belum ada apa-apanya dibandingkan serangan pada SBY. Namun seorang pemimpin harus tegak berdiri. Pemimpin harus menunjukkan kemampuan dan ketegaran.

Kader PD harus melakukan konsolidasi internal secara paripurna untuk melakukan koreksi dan perbaikan secara menyeluruh. Juga bersemangat dan berdedikasi meningkatkan kinerja sehingga selepas Rakornas, PD makin menunjukkan kekompakan luar biasa.

Tantangan dan ujian tak boleh dihindari. Semua kader harus menjawab bersama-sama dengan penuh kekompakan dan kerjasama. Di luar kita boleh dipersepsikan berseteru tetapi di dalam kita tunjukkan kita bersatu-padu,” kata Anas.

Rakornas memiliki tema ‘Konsolidasi, Perbaikan dan Peningkatan Kinerja.’ Konsolidasi adalah kebutuhan utama Partai Demokrat agar seluruh organ partai bisa berkerja dengan baik. Agar seluruh elemen menunjukkan dedikasi dan karya nyata yang baik.

Kedua, kader PD melakukan introspeksi dan koreksi agar PD mlakukan sebagaimana diharapkan rakyat Indonesia.

Ketiga, peningkatan kinerja. Sebagai partai terbesar, PD harus berpikir, berkomitmen, berjuang keras, atau mampu mewujudkan harapan dari seluruh rakyat Indonesia.

Di awal acara, Ketua Panitia Pelaksana Rakornas Toto Riyanto mengatakan, Rakornas dihadiri sekitar 5300 kader PD dari seluruh Indonesia. Rakornas diikuti seluruh Dewan Pembina, Pengurus DPP, ketua-sekretaris DPD serta DPC, anggota DPR dan DPRD. (didik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *